67 Kepala Sekolah dan Guru Sertifikasi di Lingkungan KKKS UPT Dinas PK Kecamatan Jeunib Ikuti Diklat Pengembangan Diri

Spread the love

news.uniki.ac.id – Bireuen.  Sejumlah 67 Kepala Sekolah dan para Guru yang bersertifikasi di Kecamatan Jeunib, Pandrah dan Kecamatan Plimbang, sebagai anggota Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Jeunib Kabupaten Bireuen, mengikuti Pendidikan dan Latihan Pengembangan diri, Selasa (9/3/2021).

Foto: Pemateri, Kamaruddin, S.Pd., M.M yang juga Kepala UPT Dinas PK Kec. Jeunieb Kabupaten Bireuen (09/03/2021)

Pelatihan dan pendidikan bagi kepala sekolah dan guru sertifikasi ini berlangsung selama 4 (empat) hari setara dengan 32 jam. Dengan pemateri, Sekretaris Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Afwadi BA, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Alfian, M.Pd, dan Drs, Karimuddin, serta Kepala UPT Dinas PK Kecamatan Jeunib, Kamaruddin, S.Pd., M.M.

Ketua Panitia, Drs. Karimuddin mengatakan bahwa Program ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh semua Kepala sekolah dan guru yang telah menerima sertifikasi.  “Diklat ini merupakan kegiatan wajib, guna untuk mengembangkan potesi diri dan motivasi dalam menambah kapasitas pembelajaran bagi diri kepala sekolah dan guru” sebut Karimuddin kepada media uniki news.

Foto: Kepala Sekolah dari KKKS UPT Dinas PK Jeunib mengikuti Diklat Pengembangan Diri (09/03/2021)

Afwadi BA membuka secara eresmi, dan dalam sambutannya mengatakan bahwa program seperti inilah yang kita harapkan mampu dilaksanakan oleh semua kepala sekolah dan guru, Afwadi merasa bangga karena kepala sekolah dan guru wilayah UPT. Dinas P&K Kecamatan Jeunib bisa berinisiatif sendiri melaksanakan kegiatan seperti ini tanpa harus menunggu perintah dari Dinas.

“Kita akan mempersiapkan guru mengembangkan diri untuk mampu menerapkan teknologi digital karena era disrupsi ini, guru perlu memiliki mindset baru, kaya dengan inovasi, fleksibel, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” ujar Alfian yang juga Ketua Solidaritas Guru Muda Aceh (SiGMA).

Kabid Dikdas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Alfian, M.Pd  yang mengisi materi pada sesi ke3, menyatakan, “Guru harus berjibaku dengan segala hal yang dibutuhkan, dalam penerapan proses pendidikan, baik itu penerapan teknologi dan juga pola-pola baru dalam pendidikan”, sebutnya.  Dan ini memang persoalan tersendiri, dengan adanya diklat ataupun bimtek tentang hal itu, seperti hari ini, kita bersama-sama dapat memberikan solusinya, tutup Alfian.

Kepala UPT Dinas PK Kabupaten Jeunib, Kamaruddin, S.Pd., MM , tampil menyampaikan materi Manajemen pendidikan dalam ruang lingkup administrasi dan manajemen, dipandang dari sudut administrasi kepala sekolah dan guru.  Beliau  menyatakan :Guru harus memiliki tiga hal dalam melakukan tugas, yaitu Melayani, Membantu, dan memenuhi semua hal yang berkaiatan dengan memanukan pendidikan.

Kamaruddin, yang juga dosen di Prodi Manajemen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) ini, melanjutkan “Sebagai tenaga pendidik kepala sekolah dan guru harus siap melayani peserta didik dan pemangku kepentingan dari dunia pendidikan, termasuk didalamnya orang tua siswa, masyarakat, dan pemerintah. “Melayani” disini mempunyai arti harus bisa menciptakan pelayanan prima dan menciptakan kenyamanan bagi peserta didik.

Sedangkan dalam aspek ketiga yakni “membantu”, sebut Kandidat Doktor ekonomi syariah UINSU ini, Kepala sekolah dan guru harus bisa membantu terlaksananya semua proses pembelajaran, dan dalam tugasnya dari aspek “memenuhi”, diharapkan Kepala sekolah dan guru harus bisa memenuhi semua tuntutan dan kewajiban dan bekerja sesuai dengan SOP yg diberikan.

Menutup materinya, Kamarudin memberi ilustrasi, dengan menyatakn, “Dari apa yang saya rasakan selama ini, dan hasil penelitian beberapa guru, saya bisa simpulkan guru dan secara khusus bagi Kepala Sekolah, penting menguasai ilmu manajemen pendidikan. Kemampuan memanaj pendidikan suatu keniscayaan dari tuntutan zaman dan perubahan yang harus bisa disesuaikan oleh kepala sekolah dan guru. Sehingga proses belajar mengajar bisa berlangsung sesuai dengan harapan dari Bangsa dan Negara untuk mencapai Indonesia yang cerdas di mata dunia, pungkasnya. (Azhari/Hadi)

3 thoughts on “67 Kepala Sekolah dan Guru Sertifikasi di Lingkungan KKKS UPT Dinas PK Kecamatan Jeunib Ikuti Diklat Pengembangan Diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *